Agribisnis Pangan Polinela, Kolaborasi penelitian internasional bertajuk International Students Collaboration: Climate Change Action Modality (CCAM) Kakao Agroforestry Lampung resmi dilaksanakan pada 1 April 2026 di Gedung H, Politeknik Negeri Lampung. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa lintas negara dalam upaya bersama mengkaji isu perubahan iklim melalui pendekatan agroforestri kakao.

Mahasiswa Program Studi Agribisnis Pangan Politeknik Negeri Lampung, yang diwakili oleh Putri Handayani dan Anjly Susela, berkolaborasi dengan mahasiswa dari University of Copenhagen, Denmark, yang diwakili oleh Paulo dan Rachel. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengkaji sistem agroforestri kakao yang berkembang di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, sebagai salah satu model pertanian berkelanjutan yang berpotensi dalam mitigasi perubahan iklim.

Acara pembukaan berlangsung secara khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Politeknik Negeri Lampung, di antaranya Agung Adi Candra, S.Kh., M.Si., selaku Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs., Wakil Direktur Bidang Kerjasama, serta Marlinda Apriyani, S.P., M.P., Ketua Jurusan Ekonomi dan Bisnis. Dalam sambutannya, para pimpinan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kerja sama internasional ini sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan jejaring global mahasiswa.

Kolaborasi ini turut difasilitasi oleh dua organisasi non-pemerintah (NGO) internasional, yaitu Preferred by Nature dan Rikolto, yang dikenal memiliki fokus pada solusi keberlanjutan. Kedua organisasi tersebut berperan aktif dalam mendukung pelestarian lingkungan dan aksi iklim melalui berbagai program, seperti sertifikasi, pengembangan proyek, serta edukasi di sektor kehutanan dan pertanian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar mahasiswa internasional, sekaligus menghasilkan rekomendasi strategis dalam pengembangan sistem agroforestri kakao yang adaptif terhadap perubahan iklim. Selain itu, kolaborasi ini juga menjadi wujud nyata kontribusi generasi muda dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat global maupun lokal.
